8 Desember 2022

Asuransi jiwa murni merupakan salah satu bentuk asuransi yang bisa memproteksi finansial ahli waris dari pemilik polis. Jika suatu hari pemilik polis meninggal dunia atau mengalami musibah hingga mengalami cacat tetap total, maka keluarga yang ditinggalkan bisa menjalankan hidup dari uang pertanggungan asuransi tersebut. Itulah mengapa banyak orang yang tertarik untuk membeli produk asuransi jiwa murni. Untuk Anda yang saat ini belum memilikinya tetapi berencana  membeli polis asuransi ini, yuk kenali lebih dalam terlebih dahulu mengenai produk asuransi ini.

Jenis Asuransi Berjangka (Term Life Insurance)

Asuransi jiwa berjangka memiliki karakteristik berupa waktu perlindungan berjangka. Anda bisa memilih jangka waktu perlindungan selama 5 tahun, 15 tahun ataupun lebih dari 20 tahun. Asuransi berjangka membutuhkan biaya premi yang relatif lebih murah dibandingkan produk asuransi jiwa lainnya.

Kelebihan Asuransi Berjangka

  • Pemilik polis bisa memilih jangka waktu asuransi dan tarif premi sesuai dengan kemampuan finansial.
  • Jika pemilik polis meninggal dunia saat asuransi masih aktif, maka uang pertanggungan akan diberikan kepada ahli waris yang namanya tercantum dalam polis. Jumlah uang pertanggungan bisa mencapai ratusan juta, sehingga tentunya bisa berguna untuk melanjutkan hidup atau membangun usaha demi kelancaran finansial selanjutnya.

Kekurangan Asuransi Berjangka

  • Peserta asuransi bisa kehilangan uang premi yang dibayarkan hingga kontrak asuransi selesai, jika pihak Tertanggung tidak meninggal dunia atau mengalami masalah kesehatan tertentu.

Asuransi Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Sesuai dengan namanya, produk asuransi jiwa ini akan memberikan perlindungan selama seumur hidup. Meskipun seumur hidup, perusahaan asuransi membatasi usia perlindungan sampai usia 100 tahun. Pertimbangannya karena angka harapan hidup masyarakat Indonesia rata-rata mencapai 75 tahun.

Kelebihan Asuransi Seumur Hidup

  • Peserta bisa menggunakan uang premi untuk membayar tagihan premi selanjutnya.
  • Pemilik polis berpotensi besar mendapatkan uang premi yang selama ini dibayarkan.
  • Uang premi akan dikembalikan seutuhnya pada pemilik polis jika kontrak asuransi sudah berakhir.
  • Uang premi tidak hangus walaupun selama kontrak asuransi belum pernah ada klaim.

Kekurangan Produk Asuransi Seumur Hidup

  • Premi asuransi yang harus dibayarkan lebih mahal.
  • Uang premi tidak terlalu besar, karena bunga yang harus dibayarkan hanya 4% pertahunnya. Akan tetapi masih ada potongan pajak.

Asuransi Dwiguna (Endowment Insurance)

Asuransi Dwiguna memiliki 2 manfaat penting yaitu berupa tabungan dan perlindungan. Saat Anda memutuskan untuk memilih asuransi dwiguna, maka berpotensi untuk mendapatkan uang pertanggungan jika meninggal dunia saat periode kesepakatan masih berjalan.

Kelebihan Asuransi Dwiguna

  • Pemilik polis dapat mengajukan klaim asuransi sebelum masa kontrak habis. Namun, penarikan tersebut hanya dilakukan sekali saja dalam jangka waktu yang sebelumnya sudah disepakati.
  • Jika selama kontrak asuransi tidak ada bentuk klaim, maka peserta akan mendapatkan keseluruhan uang premi saat kontrak berakhir.

Kekurangan Asuransi Dwiguna

  • Uang premi yang dikeluarkan lebih mahal karena menggabungkan 2 manfaat asuransi sekaligus.

Nah, itu dia beberapa informasi penting mengenai berbagai macam produk asuransi jiwa murni yang bisa Anda miliki. Sebaiknya sesuaikan saja produk asuransi sesuai dengan kebutuhan dan ekonomi, agar saat kontrak berjalan tidak terlalu membebani Anda dan juga keluarga.